Puteri Indonesia

Pemilihan Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2010

Nanda, begitu dia akrab disapa-tak henti-hentinya menebar senyum saat Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2009, Rini Lindrayani menyematkan mahkota kepadanya. Dia mengaku, sudah sejak lama ingin mengikuti ajang pemilihan tersebut. Meski awalnya, dara kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan, 22 Januari 1991 itu tidak menduga bisa menyingkirkan ke 19 finalis lainnya. “Sebelumnya saya tidak menyangka bisa terpilih, karena saya ikut pemilihan dengan ketulusan hati, tidak memikirkan menang atau kalah. Tapi saya sangat bersyukur dan senang karena memiliki mahkota di atas kepala saya,” ujarnya di Ballroom Graha Pena Makassar, Sabtu (7/8) dini hari.

Selain ke 19 pesaing, kelima juri dalam pemilihan tersebut juga sempat membuatnya pesimis. Maklum, saat penjurian dia sempat tidak menjawab pertanyaan dewan juri yang terdiri dari Arman Tjitrosoebondo (Mustika Ratu), Ary Putranto (Mustika Ratu), Disa Rasyid Ali (aktivis perempuan), Syukriansyah Latief (Pemimpin Redaksi Fajar Makassar), dan Udhin Palisuri (budayawan).

Beruntung, ketakutannya itu hilang saat berada dipanggung PPI Sulawesi Selatan 2010. Dengan penuh percaya diri, dia menjawab pertanyaan penentuan yang diajukan juri kepadanya dan dua finalis lain yang masuk tiga besar. “Menurut saya yang pantas menjadi Puteri Indonesia mewakili Sulawesi Selatan tahun 2010 adalah Winanda Rahmayanti Rahman. Saya yakin Winanda Rahmayanti Rahman bisa membawa nama baik Sulawesi Selatan,” katanya.

Rencananya, PPI 2010 tingkat nasional digelar 8 Oktober mendatang di Jakarta. Berharap bisa menjadi wakil Sulawesi Selatan pertama yang menjadi Puteri Indonesia, putri pasangan Abdurrahman dan Kasmawati itu akan serius mengikuti berbagai pembekalan. “Insya Allah saya bisa bersaing melawan mereka. Saya akan berjuang untuk mendapatkan mahkota Puteri Indonesia 2010,” tuturnya.

Namun sebelumnya, karyawati Bank Sulawesi Selatan cabang Palopo itu ingin menjalankan nazarnya. Gadis yang juga tercatat sebagai mahasiswi STIEM Palopo semester 3 itu rupanya berjanji puasa selama tiga hari, memberi bantuan uang kepada sebuah yayasan yang menangani anak-anak penyandang cacat, dan mengundang ke 19 finalis lain untuk makan bersama jika terpilih sebagai wakil Sulawesi Selatan dalam PPI 2010. (*)  

indopos/Erika
Koneksi gagal