Pemilihan Puteri Indonesia 2010 -

Puteri Indonesia

Update: 03 July 2012

Puteri Indonesia Meriahkan Solo Batik Carnival 5



Solo, 30 Juni 2012 – Untuk kelima kalinya, Solo Batik Carnival (SBC) kembali digelar. Seperti  tahun sebelumnya, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) kembali mendukung acara yang diadakan oleh pemerintah kota Surakarta dan menghadirkan tiga Puteri Indonesia. Mereka adalah Puteri Indonesia 2011 Maria Selena, Puteri Indonesia Lingkungan 2011 Liza Elly, dan Puteri Indonesia Pariwisata 2011 Andi Natassa.

Ketiga Puteri Indonesia memakai kostum karnaval yang sesuai dengan tema SBC 5 tahun ini, yaitu metamorfosis. Tema Metamorfosis yang diusung SBC 5, merupakan perwakilan dari metamorfosis atau perubahan yang terjadi dalam proses pembuatan batik. Proses pembuatan batik tersebut diwakili dalam Meta I hingga Meta IV, mulai dari pola, proses pemberian malam, lorotan dan proses pewarnaan batik sehingga menjadi sebuah karya kain batik yang indah.

Puteri Indonesia 2011 Maria Selena tampil pertama dan nampak anggun mengenakan pakaian carnival Meta I dengan warna dominan putih dan kombinasi warna perak dan hitam. Belum usai penonton dibuat terpesona dengan kecantikan Maria Selena, satu lagi puteri jelita tampil, yakni Puteri Indonesia Lingkungan 2011, Liza Elly yang tampil dengan pakaian carnival berwarna putih kombinasi emas. Selanjutnya menyusul tampil Puteri Indonesia Pariwisata 2011,  Andi Natassa yang juga mengenakan kostum carnival Meta III dengan warna dominan hijau kombinasi warna emas. Ketiganya kemudian berlenggak lenggok menari mengikuti alunan musik bernuansa etnik yang mengiringi penampilan tiga puteri tersebut bersama ratusan peserta SBC 5.

Puteri Indonesia 2011, Maria Selena yang mengenakan kostum Meta I mengatakan acara SBC sangat luar biasa, “Ide acara SBC ini sangat menarik, dan saya harap acara seperti ini dapat memotivasi Kota lain untuk mengadakan acara serupa.” ujar perempuan kelahiran Plaju ini.

Begitu pun dengan Puteri Indonesia Lingkungan 2011, Liza Elly yang mengungkapkan pagelaran SBC 5 menunjukkan bahwa masyarakat sangat mencintai kekayaan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh dunia. “Event ini ternyata tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga dikenal secara internasional. Masyarakat Indonesia mencintai batiknya sangat luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2011, Andi Natassa mengungkapkan SBC 5 nantinya akan meningkatkan iklim pariwisata di Kota Solo.  “SBC merupakan pesta rakyat yang paling bergengsi. Dari segi pariwisata, Solo bisa maju dengan SBC-nya dan Kota Solo semakin terkenal,” ungkapnya.

Setelah tampil  memukau di stadion, ketiga Puteri Indonesia mengikuti karnival dan diarak menggunakan mobil di sepanjang jalan Slamet riyadi, Solo. Dengan menggunakan riasan make up dari Tim Artistik Mustika Ratu ketiga Puteri Indonesia ini tampil memikat masyarakat Solo yang tumpah ruah di jalan yang dilalui rombongan karnival.