Puteri Indonesia Bantu Korban Kebakaran di Benhil

Musibah kebakaran kembali terjadi di Jakarta. Setelah akhir Juli lalu melanda Kelurahan Tambora, Jakarta Barat. Kali ini kebakaran terjadi di Kampung Kalimati, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada 6 Agustus lalu. Akibat kebakaran tersebut, setidaknya ada 1.625 warga dari 565 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban dan harus kehilangan tempat tinggal.
Tentu saja musibah kebakaran ini mengundang keprihatinan dan simpati yang mendalam dari semua pihak. PT. Mustika Ratu, Tbk., pun tergerak untuk memberikan bantuan sosial, demi meringakan para korban kebakaran yang sedang tertimpa musibah.
“Jujur, saya sangat terkejut ketika membaca berita terjadi kebakaran lagi di Jakarta. Padahal sebelumnya terjadi juga kebakaran di Tambora,” ujar Presiden Direktur PT. Mustika Ratu, Tbk., Putri K Wardani saat mengunjungi para korban kebakaran di Benhil, Kamis (9/8).
Ia menambahkan, peristiwa kebakaran yang terjadi di Benhil agar menjadi perhatian seksama dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, Putri juga berharap agar ada pihak lain yang juga terketuk pintu hatinya untuk sama-sama membantu korban kebakaran di Benhil.
“Doa saya untuk para korban kebakaran. Saya berharap semoga bantuan yang kami berikan bisa meringankan beban mereka semua,” tandasnya.
Keprihatinan tak hanya dirasakan Putri. Puteri Indonesia 2011 Maria Selena dan Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2011 Liza Elly mengaku, ikut bersimpati dengan musibah kebakaran yang melanda ratusan warga Benhil.
“Tentunya, ini musibah yang sangat berat. Apalagi sekarang kan sedang bulan puasa,” tutur Selena.
Api melalap kawasan pemukiman padat penduduk di jalan di Jalan Kalimati, Benhil, Jakarta Pusat. Sedikitnya, ada 480 rumah dari 4 RT yang terbakar. Banyak warga yang rumahnya terbakar mengungsi di lokasi pemakaman Karet Bivak, yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.
“Aduh, saya enggak bisa bayangkan bagaimana rasanya mengungsi di lokasi pemakaman. Pasti sangat berat. Saya berdoa semoga mereka bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang baru. Amin!” timpal Liza.
![]() |
![]() |

